BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Berlianto, membeberkan data perkembangan volume sampah yang terangkut di kota tersebut selama lima tahun terakhir.
Data menunjukkan bahwa beban pengelolaan sampah terus meningkat secara konsisten dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2021, jumlah sampah yang terangkut tercatat sebesar 39.718,4 kilo ton. Tren tersebut sempat menunjukkan penurunan tipis pada tahun 2022, di mana volume sampah menjadi 39.664,6 kilo ton. Namun penurunan tersebut tidak berlangsung lama dan kembali berbalik arah pada tahun berikutnya.
"Pada tahun 2023, volume sampah yang terangkut meningkat menjadi 40.259,06 kilo ton. Peningkatan ini terus berlanjut pada tahun 2024 dengan total sampah yang berhasil diangkut mencapai 41.537 kilo ton," katanya, Jumat 27 Februari 2026.
Kondisi tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan, bahkan pada tahun 2025 volume sampah kembali bertambah menjadi 41.538 kilo ton. Meskipun peningkatan dari 2024 ke 2025 terbilang kecil, namun tren kenaikan yang berkelanjutan menjadi perhatian serius bagi pihak terkait.
"Data ini menggambarkan bahwa beban pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya semakin berat seiring dengan perkembangan kota dan aktivitas masyarakat. Peningkatan volume sampah juga menjadi indikator bahwa upaya pengelolaan sampah yang dilakukan saat ini perlu diperkuat," jelasnya.
Berlianto menyampaikan bahwa data tersebut akan menjadi dasar bagi pihaknya untuk menyusun program dan kebijakan baru dalam menangani permasalahan sampah, termasuk memperkuat upaya pengurangan, daur ulang, serta peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di seluruh wilayah kota. (MARINI/H)









