PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Berlianto, menyatakan bahwa peningkatan volume sampah di kota ini menjadi tantangan bersama yang harus ditangani melalui kerja sama kolaboratif antara pemerintah dan seluruh masyarakat.

Menurut Berlianto, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kontribusi aktif dari setiap elemen masyarakat untuk mengurangi beban pengelolaan sampah yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Ia mengajak warga Kota Palangka Raya untuk mulai peduli terhadap pengelolaan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga. Menurutnya, setiap rumah tangga memiliki peran penting dalam mengendalikan volume sampah yang dihasilkan.

"Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar adalah dengan memilah sampah sejak dari rumah," ujar Berlianto, Jumat, 27 Februari 2026.

Memilah sampah di rumah tangga, lanjutnya, akan memudahkan proses pengolahan selanjutnya seperti daur ulang, kompos, dan pembakaran. 

Hal ini juga diharapkannya, dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengurangi dampak negatif bagi lingkungan.

Berlianto menambahkan bahwa pihak DLH akan terus melakukan sosialisasi serta memberikan dukungan fasilitas yang diperlukan untuk mendukung gerakan pemilahan sampah dari sumber.

"Termasuk penyediaan tempat sampah khusus untuk jenis sampah yang berbeda," pungkasnya. (MARINI/H)