BORNEONEWS, Buntok - Seorang Ibu bernama Juana Bin Jamumampas (43), warga Dusun Batukul, Desa Maruga , Kecamatan Dusun Utara, Barito Selatan (Barsel), menghilang sejak November 2016. Ia berpamitan berangkat menuju Kota Palangka Raya untuk bertemu sang Anak. Berdasarkan keterangan keluarga dan tetangga, Juana yang tinggal sendirian di rumahnya, sejak November 2016 tidak pernah terlihat lagi.
"Setelah mendapatkan laporan dari keluarga, kami melakukan cek TKP di rumah korban di Dusun Batukul. Sekitar November lalu Juana menghubungi anaknya via telepon di Desa Patas,” kata Kapolsek Dusun Utara, Iptu Sugeng Riyadi kepada Borneonews via telepon selulernya, Rabu (21/12/2016).
Kapolsek mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan di rumah korban, tidak ditemukan adanya jejak tindakan kekerasan dan rumah masih dalam keadaan terkunci dari luar.
Berdasarkan informasi dari tetangga, korban ingin mendatangi sang anak yang kuliah di Palangka Raya. Namun setelah dikonfirmasi kepada anaknya, sang ibu tidak pernah ke rumahnya. “Berdasarkan keterangan keluarga, ibu mereka pernah menderita penyakit malaria serta pelupa.”
Adapun ciri-ciri korban, tinggi 155 Cm, rambut hitam ikal panjang, wajah bulat, kulit sawo matang dan ciri khusus ada tahi lalat di bibir sebelah kiri atas.
“Keluarga sedang mencari apabila ada yg melihat dan mengetahui keberadaanya agar menghubungi no tlp 085787672785 atau bisa juga lewat akun Facebook Polsek Dusut,” ucap dia. (Uriutu Djaper/N).








