KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memfasilitasi kegiatan musyawarah pemilihan Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Seruyan periode 2026–2030.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan dr. Bahrun Abbas, serta perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya di Kabupaten Seruyan, Senin, 9 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Bahrun Abbas menyampaikan bahwa keberadaan FKUB memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah.

Menurutnya, forum ini menjadi wadah komunikasi, dialog, dan kerja sama antar tokoh agama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Kabupaten Seruyan merupakan daerah yang memiliki keberagaman agama dan budaya, sehingga diperlukan sinergi serta komitmen bersama dalam menjaga toleransi dan saling menghormati antarumat beragama, “ ujarnya.

Dikatakan, FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kepengurusan yang terbentuk diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

Melalui musyawarah ini, diharapkan dapat terpilih pengurus FKUB Kabupaten Seruyan yang mampu menjadi jembatan komunikasi antarumat beragama, sekaligus berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan di daerah.

Pemkab Seruyan juga berharap FKUB dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Seruyan.

 Dengan demikian, kerukunan antarumat beragama dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah. (FAHRUL/y)