BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kasus orang tenggelam di wilayah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah Dalam kurun kurang dari 10 hari, tercatat sudah tiga insiden serupa terjadi.
Terbaru, seorang remaja berusia 14 tahun, Kristian Rio Ekatama, dilaporkan tenggelam di Sungai Bulik, Desa Sungkup, Rabu pagi, 18 Maret 2026
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya pergi ke sungai sekitar pukul 06.30 WIB untuk mandi. Namun, sekitar pukul 07.00 WIB, korban diduga tenggelam saat berenang.
Kepala BPBD Lamandau, Hendikel, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya langsung menindaklanjuti laporan yang masuk dengan melakukan koordinasi untuk pencarian.
“Laporan sudah kami terima dan tim langsung berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan pencarian korban,” ujarnya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lamandau bersama Basarnas Kotawaringin Barat saat ini masih melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.
Insiden ini menambah daftar panjang korban tenggelam di Lamandau. Sebelumnya, seorang pemancing berusia 51 tahun asal Pangkalan Bun dilaporkan tenggelam di Sungai Kinipan. Tak lama berselang, seorang pemuda berusia 25 tahun juga mengalami nasib serupa di wilayah Desa Bayat.
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sungai yang memiliki arus dan kedalaman tidak menentu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Jangan lengah saat beraktivitas di sungai,” tegas Hendikel. (NATALIA KRISTIN/H)









