KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ruas Jalan Pati Rumbih, tepatnya di kawasan persimpangan Meranti, Kecamatan Selat, Kabupaten Kuala Kapuas, menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas hebat pada Kamis, 2 April 2026.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.20 WIB tersebut melibatkan dua kendaraan berat, yakni truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan truk pengangkut aspal.

Kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada salah satu kendaraan. Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, salah satu truk tangki kehilangan kendali saat memasuki area persimpangan hingga menghantam kendaraan di depannya. Kerusakan parah pada bagian badan truk mengakibatkan muatan solar meluber ke badan jalan.

"Di lokasi banyak sekali tumpahan solar, oleh bocor tangki jadi keluar terus solar," ungkap Yudi, relawan setempat.

Selain tumpahan solar, fokus utama petugas dan relawan di lapangan adalah evakuasi korban. Berdasarkan laporan awal, terdapat satu orang yang harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis intensif. 

Tumpahan solar yang meluas di aspal Jalan Pati Rumbih menciptakan risiko kebakaran yang cukup tinggi. Menanggapi situasi berbahaya tersebut, relawan di lapangan segera mengeluarkan peringatan darurat bagi warga dan pengendara yang berada di sekitar lokasi. 

Sementara itu, pihak Satlantas Polres Kapuas dilaporkan telah tiba di lokasi tak lama setelah kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan sterilisasi area untuk mencegah adanya aktivitas warga yang dapat memicu percikan api, sembari mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang akibat badan truk yang menutup jalan.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pembersihan tumpahan solar dan evakuasi kedua armada besar tersebut masih berlangsung sedangkan pihak kepolisian masih mendalami kronologi pasti terkait dugaan rem blong tersebut. (SABRIANOOR/H)