KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Perkembangan terbaru insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Tambun Bungai, tepat di depan Makodim Kuala Kapuas, Sabtu, 4 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB, mengarah pada dugaan kasus tabrak lari yang melibatkan beberapa kendaraan.

Seorang wanita pengendara sepeda motor sebelumnya dilaporkan tergeletak tak berdaya di atas aspal usai kejadian. Korban bahkan sempat pingsan setelah mengalami benturan dalam insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan Yuda, kerabat korban di lokasi, kecelakaan bermula dari sebuah sepeda motor yang diduga jenis Honda Supra yang menabrak kendaraan lain di jalan tersebut.

“Awalnya motor itu menabrak kendaraan di depan, lalu oleng dan mengenai motor yang dikendarai ibu-ibu itu sampai korban pingsan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat kejadian juga terdapat sebuah mobil berwarna merah yang sedang dalam kondisi parkir di pinggir jalan. Kendaraan tersebut turut tersenggol dalam rangkaian kecelakaan tersebut.

“Mobil merah itu parkir saja, lalu ditabrak motor yang oleng tadi. Setelah itu pengendara yang menabrak awal langsung kabur dari lokasi,” tambahnya.

Keterangan lain juga disampaikan oleh saksi di lokasi yang saat kejadian berada di sekitar ATM. Ia mengaku mendengar suara benturan keras sebelum keluar dan melihat korban sudah terjatuh di jalan.

“Menurut orang di lokasi, yang menabrak mobil itu langsung kabur. Saya waktu itu di ATM, pas dengar suara tabrakan langsung keluar, ibu-ibu itu sudah terjatuh. Saya kemudian mengamankan motor beliau ke pinggir, ke depan ATM,” ungkapnya.

Saksi tersebut juga menyebut tidak lagi melihat pengendara lain yang terlibat karena fokus warga saat itu tertuju pada penanganan korban yang tergeletak di jalan.

“Pengendara yang satunya tidak terlihat lagi, karena saat itu semua orang sibuk menolong ibu yang terdampar di jalan,” tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun, pengendara yang diduga sebagai pelaku tabrak lari disebut-sebut menggunakan sepeda motor jenis Honda Supra dengan ciri-ciri body kendaraan mengalami pecah di bagian depan. Namun identitas lengkap pelaku hingga kini masih belum diketahui.

Hingga saat ini, pihak keluarga bersama relawan dan sejumlah pihak masih berupaya menelusuri keberadaan pelaku dugaan tabrak lari tersebut, sementara aparat kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. (SABRIANOOR/y)