PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian merilis perkembangan harga rata-rata bahan pokok di pasar tradisional. Berdasarkan pantauan di Pasar Kahayan dan Pasar Besar pada Kamis, 9 April 2026, mayoritas harga kebutuhan pokok terpantau stabil. 

Sejumlah komoditas utama seperti beras medium Rp13.100 per kilogram, beras premium Rp16.000 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, hingga minyak goreng bersubsidi Minyak Kita Rp15.700 per liter tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

Harga protein hewani juga relatif stabil, di antaranya telur ayam ras Rp33.600 per kilogram, daging ayam ras Rp37.000 per kilogram, serta daging sapi murni Rp150.000 per kilogram. Kondisi ini menunjukkan pasokan masih terjaga dengan baik di pasaran.

Sementara itu, komoditas bawang merah mengalami penurunan cukup signifikan. Dari harga sebelumnya Rp55.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami penurunan sebesar 10 persen. Sedangkan bawang putih dan bawang bombay terpantau stabil.

Untuk komoditas cabai, harga masih bertahan tinggi namun stabil, seperti cabai rawit merah Rp110.000 per kilogram dan cabai rawit hijau Rp100.000 per kilogram. Begitu pula dengan cabai merah keriting dan cabai merah besar yang masing-masing berada di kisaran Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan, Fajar Bhakti, menyampaikan bahwa stabilitas harga ini menunjukkan kondisi distribusi dan ketersediaan bahan pokok masih terkendali. 

"Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus melakukan pemantauan rutin guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," katanya, Jumat 10 April 2026. (MARINI/y)