BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya meluncurkan kampanye penolakan dan pelaporan tindakan gratifikasi dalam rangka memperkuat integritas birokrasi.
Melalui poster imbauan yang disebarkan, pihaknya menegaskan bahwa seluruh bentuk pelayanan yang diberikan oleh jajarannya mutlak bebas pungutan atau gratis bagi masyarakat.
Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen institusi dalam memberantas praktik pemberian maupun penerimaan hadiah, suap, atau imbalan dalam bentuk apa pun yang tidak sesuai dengan aturan.
Ia menegaskan bahwa setiap pegawai telah menerima hak berupa gaji dan tunjangan dari negara, sehingga tidak berhak meminta tambahan apapun kepada warga.
“Kami sudah digaji, jangan diberi. Segala bentuk pelayanan pada Satpol PP Kota Palangka Raya itu gratis,” tegas Berlianto dalam keterangannya, Selasa 14 April 2026.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh maupun menuruti permintaan imbalan yang mungkin diajukan oleh oknum petugas saat sedang memproses layanan atau izin tertentu.
Pihaknya mengimbau warga untuk berani menolak dan segera melaporkan jika menemukan adanya oknum pejabat atau pegawai yang meminta imbalan, uang pelicin, atau bentuk gratifikasi lainnya.
Kampanye bertuliskan “Tolak & Lapor Gratifikasi Sekarang Juga!” digalakkan untuk membangun kesadaran bersama bahwa praktik tersebut adalah tindakan yang salah dan melanggar hukum.
Untuk memudahkan pelaporan, Satpol PP menyediakan jalur pengaduan langsung melalui saluran pesan WhatsApp di nomor 0811-5210-111. Nomor ini dibuka khusus bagi masyarakat yang menjadi saksi maupun korban, agar dapat menyampaikan laporan dengan cepat, mudah, dan aman tanpa takut akan adanya intimidasi.
Berlianto berharap kampanye ini dapat membangun kepercayaan publik sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan akuntabel.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra pengawasan, sehingga pelayanan publik di Kota Palangka Raya dapat berjalan secara profesional, transparan, dan semakin mengokohkan semangat," pungkasnya. (PATHUR/H)









