BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua, untuk berperan aktif melindungi anak-anak dari berbagai risiko yang ada di dunia digital.
Achmad Zaini menjelaskan bahwa kehadiran dunia digital membawa banyak manfaat positif bagi perkembangan anak.
Melalui akses internet, anak-anak dapat memperoleh berbagai informasi pendidikan, mengembangkan keterampilan baru, hingga menjalin komunikasi dengan teman dan kerabat dengan lebih mudah.
"Hal ini tentu menjadi kemajuan yang patut disyukuri, asalkan dapat dimanfaatkan dengan cara yang tepat dan bertanggung jawab," katanya, Senin, 20 April 2026.
Namun, ia juga menegaskan bahwa di balik berbagai manfaat tersebut, terdapat beragam ancaman yang mengintai anak-anak jika tidak ada pengawasan yang memadai.
Ancaman yang dimaksud antara lain konten yang tidak pantas, penipuan daring, perundungan siber, hingga penyalahgunaan data pribadi. Semua risiko ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental, perkembangan emosional, hingga keselamatan anak di dunia nyata.
Menurut Achmad Zaini, kunci utama untuk memastikan anak-anak tetap aman dalam mengakses dunia digital adalah pendampingan yang tepat dari orang tua.
Ia menekankan bahwa orang tua tidak bisa hanya memberikan akses gawai kepada anak tanpa memahami apa saja yang mereka akses dan bagaimana cara mereka berinteraksi di dunia maya.
Pendampingan ini menjadi bentuk pengawasan yang efektif untuk mencegah anak terjebak dalam situasi yang berbahaya.
Selain pendampingan langsung, ia juga mengimbau agar orang tua memberikan bimbingan dan pemahaman kepada anak tentang cara menggunakan perangkat digital dengan bijak.
Orang tua dapat mengajarkan anak untuk membedakan informasi yang benar dan salah, tidak mudah percaya pada ajakan atau penawaran dari orang asing di internet, serta berani melapor kepada orang tua jika menemukan sesuatu yang membuat mereka merasa tidak nyaman atau takut.
Achmad Zaini berharap agar kesadaran ini tidak hanya dimiliki oleh orang tua saja, tetapi juga oleh guru, lingkungan sekitar, dan seluruh pihak yang berinteraksi dengan anak-anak.
"Dengan kerja sama yang baik antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, diharapkan anak-anak dapat memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal tanpa harus terancam oleh berbagai risiko yang ada, sehingga masa depan mereka tetap terjamin dan terlindungi," pungkasnya. (PATHUR/H)









