PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rutan Kelas IIA Palangka Raya terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menyelenggarakan layanan administrasi kependudukan bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan.

Langkah ini ditempuh sebagai upaya strategis, guna memastikan setiap orang yang sedang menjalani masa pembinaan memiliki dokumen dan data identitas kependudukan yang sah, lengkap, serta tercatat secara resmi di instansi berwenang.

Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama yang baik antara pihak Rutan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya.

Dalam kesempatan tersebut, disediakan berbagai jenis layanan penting, mulai dari verifikasi keabsahan Nomor Induk Kependudukan, perekaman data biometrik, hingga penyelarasan dan pemadanan data agar sesuai dengan catatan induk kependudukan.

Seluruh proses pelayanan dilakukan secara langsung di lingkungan Rutan oleh petugas yang telah memiliki keahlian dan kewenangan.

Hal ini dimaksudkan agar setiap tahapan yang dijalankan berjalan dengan baik, data yang dihasilkan akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sehingga tidak menimbulkan kendala atau kesalahan pencatatan di kemudian hari.

Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Aditya Jatari, menegaskan bahwa pemenuhan dokumen kependudukan merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap orang, tanpa terkecuali bagi mereka yang sedang menjalani proses pembinaan.

“Melalui kegiatan ini, kami memastikan data mereka valid dan terintegrasi, sehingga dapat mendukung berbagai layanan lanjutan secara optimal,” ungkapnya Selasa, 28 April 2026.

Selain bertujuan mewujudkan ketertiban dan kelengkapan administrasi, kegiatan ini juga memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan pembinaan dan pemulihan warga binaan.

Dengan data yang lengkap dan sah, mereka akan lebih mudah mengakses berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan, baik selama masa pembinaan maupun saat nantinya kembali hidup bermasyarakat.

Penyelenggaraan layanan ini juga menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam menghadirkan pelayanan yang merata, manusiawi, dan bermanfaat.

"Diharapkan, kerja sama yang terjalin dapat terus ditingkatkan, sekaligus menjadi landasan bagi pengembangan sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, berkeadilan, dan mampu memberikan dampak positif bagi masa depan warga binaan," pungkasnya. (PATHUR/Y)