NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nnaga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 secara khidmat di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lamandau, Senin, 4 April 2026

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra memimpin langsung jalannya kegiatan.Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan diikuti para pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Nanga Bulik.

Dalam amanatnya, Rizky membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia menegaskan bahwa Hardiknas harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni.

“Hardiknas adalah momentum untuk mengingat kembali bahwa pendidikan sejatinya adalah proses memanusiakan manusia dengan penuh kasih,” ujarnya.

Ia juga menyinggung ajaran Ki Hajar Dewantara tentang sistem Among yang menekankan Asah, Asih, dan Asuh sebagai dasar pendidikan.

“Inti pendidikan itu memuliakan manusia. Melalui Asah, Asih, dan Asuh, kita harus mampu mengembangkan potensi peserta didik sebagai manusia yang bermartabat,” kata Rizky.

Lebih lanjut, ia mengaitkan pentingnya pendidikan dengan visi pembangunan nasional.

“Jika ingin memajukan bangsa, maka pendidikan harus diperbaiki. Dan perbaikan itu dimulai dari dalam kelas melalui pembelajaran mendalam atau deep learning,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan sejumlah program strategis pemerintah, mulai dari revitalisasi dan digitalisasi sekolah, pemberian beasiswa bagi guru yang belum lulus S1 melalui program RPL, hingga penguatan literasi, numerasi, dan pembelajaran berbasis STEM.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penerapan lingkungan belajar berbasis budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta memperluas akses pendidikan melalui sekolah satu atap dan pendidikan jarak jauh.

Menutup amanatnya, Rizky menekankan pentingnya dukungan semua pihak dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.

“Semua kebijakan ini hanya akan berhasil jika kita memiliki mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas,” pungkasnya. (NATALIA KRISTIN/H)