KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas menyatakan optimisme bahwa konektivitas antarwilayah kecamatan di daerah tersebut dapat terwujud secara langsung tanpa harus melewati kabupaten lain.

Target tersebut ditetapkan untuk periode pembangunan 2027-2028 sebagai bagian dari percepatan pemerataan infrastruktur daerah.

Bupati Kapuas M. Wiyatno menyampaikan bahwa pembangunan jaringan jalan penghubung antar kecamatan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Hal ini disampaikan dalam kesempatan penyerahan bantuan bagi korban kebakaran di BPBD Kapuas pada Senin, 4 Mei 2026. Menurutnya, akses jalan yang terintegrasi akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi serta memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Kapuas.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sejumlah perencanaan dan tahapan pembangunan infrastruktur jalan sudah mulai disiapkan secara bertahap. Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh wilayah, termasuk kawasan pesisir hingga pedalaman, dapat terhubung secara efektif dalam satu sistem transportasi darat.

M. Wiyatno juga menilai bahwa kemampuan fiskal daerah masih cukup memadai untuk mendukung agenda pembangunan tersebut. Meski demikian, pengelolaan anggaran tetap dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu sektor prioritas lainnya, terutama pelayanan publik.

Di sisi lain, pemerintah daerah menegaskan tidak akan melakukan pemotongan tunjangan bagi aparatur sipil negara (ASN). Namun, efisiensi akan difokuskan pada belanja yang dianggap kurang prioritas seperti perjalanan dinas serta kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang tidak mendesak.

“Kita konsentrasi saja membangun infrastruktur di Kabupaten Kapuas agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Bupati M. Wiyatno. 

Ia berharap, pembangunan yang terarah tersebut dapat mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kapuas secara menyeluruh. (SABRIANOOR/H)