BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mendorong para pelaku UMKM kuliner untuk segera melakukan migrasi ke sistem digital.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat posisi produk lokal agar memiliki daya saing yang setara dengan produk dari luar daerah, terutama dalam ekosistem perdagangan digital yang semakin kompetitif.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, menegaskan bahwa perubahan status menjadi Go Digital bukan sekadar tren, melainkan standar baru dalam dunia usaha.

Dengan masuk ke pasar digital, identitas dan kualitas produk lokal akan lebih mudah terstandarisasi serta dikenal oleh audiens yang lebih luas.

"Target utama kita adalah peningkatan daya saing. Produk kuliner lokal Palangka Raya memiliki kualitas rasa yang luar biasa, namun tanpa sentuhan digital, mereka akan sulit bersaing di pasar yang lebih luas. Digitalisasi adalah sarana untuk menunjukkan bahwa produk kita profesional dan kredibel," ungkapnya, Kamis, 7 Mei 2026.

Samsul menambahkan dengan bantuan platform teknologi, para pelaku UMKM dapat lebih mudah meningkatkan nilai jual produk mereka.

Melalui tampilan visual yang menarik dan ulasan konsumen yang transparan di dunia maya, produk lokal diharapkan mampu membangun reputasi yang kuat sehingga tidak kalah bersaing dengan produk waralaba besar.

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya kesiapan mental dan keterampilan para pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pasar digital.

Transformasi ini menuntut UMKM untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan branding, sehingga keunikan khas Palangka Raya tetap menonjol namun disajikan dengan cara yang modern dan relevan bagi konsumen masa kini.

"Kami ingin produk kuliner lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu berbicara banyak di kancah nasional. Melalui program ini, pemerintah berkomitmen untuk terus memfasilitasi peningkatan kualitas agar UMKM kita tidak hanya sekadar bertahan, tetapi tumbuh menjadi pemain kunci dalam ekonomi digital," tutupnya. (HENDRI/y)