PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Danau Teluk yang berada di wilayah Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau.

Kegiatan ini dilakukan guna menilai potensi wilayah tersebut sebagai alternatif dan destinasi wisata alam unggulan yang baru bagi warga maupun pengunjung di Kota Palangka Raya.

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi geografis, keindahan alam, serta segala kelebihan yang dimiliki kawasan Danau Teluk.

Pemerintah kota menilai lokasi ini memiliki prospek yang sangat besar untuk dikembangkan, mengingat pemandangan alam yang asri dan suasana yang masih alami, sehingga sangat cocok dikemas menjadi tempat rekreasi dan tujuan wisata yang menarik.

Selain nilai keindahan alamnya, pengembangan kawasan ini juga dinilai berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

"Diharapkan nantinya pariwisata berbasis potensi lokal dapat tumbuh dan berkembang, membuka peluang usaha, lapangan kerja baru, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi," katanya, Sabtu, 9 Mei 2026.

Achmad Zaini menegaskan bahwa pengembangan wisata tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas semata, tetapi wajib mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan.

Keasrian dan kelestarian alam Danau Teluk harus tetap dijaga agar kenyamanan dan keindahannya dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun mendatang.

Melalui kegiatan ini, pemerintah juga berharap terjalin sinergi yang kuat antar berbagai perangkat daerah, lembaga terkait, serta seluruh pemangku kepentingan.

Kerja sama tersebut diperlukan agar proses pengembangan berjalan terarah, terencana, dan saling mendukung satu sama lain demi hasil yang maksimal.

Nantinya, kawasan Danau Teluk ditargetkan menjadi salah satu destinasi wisata andalan baru yang lengkap, aman, dan nyaman.

"Selain menjadi sarana rekreasi, tempat ini juga diharapkan mampu menjadi bukti keberhasilan pemberdayaan masyarakat setempat berbasis kekayaan alam yang dimiliki Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/H)