KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas -  Pengendara yang melintas di ruas Jalan Trans Kalimantan Km 16, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, diimbau meningkatkan kewaspadaan akibat kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang.

Kerusakan jalan di titik tersebut dinilai cukup membahayakan karena berada di jalur utama penghubung Palangka Raya–Banjarmasin yang didominasi kendaraan dengan kecepatan tinggi, termasuk angkutan logistik dan kendaraan pribadi antarprovinsi.

Selain kerusakan badan jalan, kawasan tersebut juga disebut minim penerangan pada malam hari. Kondisi itu membuat lubang dan gelombang jalan sulit terlihat jelas oleh pengendara, terutama saat arus lalu lintas padat.

Warga setempat menyebut kondisi tersebut bukan hal baru dan telah beberapa kali dikeluhkan. Bahkan, menurut informasi warga, sudah ada pengendara yang terjatuh akibat kerusakan jalan di lokasi itu.

“Sebelum ditimbuk pakai kerikil ada korban jatuh. Namun timbunan tersebut tidak bertahan lama,” ungkap Tarig kepada Borneonews, Minggu, 10 Mei 2026.

Tarig, mengatakan jalan sempat ditangani sementara menggunakan timbunan kerikil. Namun, penanganan tersebut dinilai tidak efektif lantaran tidak bertahan lama setelah dilalui kendaraan.

Warga berharap perbaikan permanen segera dilakukan agar tidak menimbulkan korban kecelakaan berikutnya. (SABRIANOOR/y)