BORNEONEWS, Sampit – Seorang lansia bernama Anudin alias Aket (65), yang juga dikenal warga sebagai Bapak Yusuf, hingga kini belum ditemukan setelah dilaporkan hilang 5 hari lalu di Dusun Danau Purun, Desa Tumbang Ayang, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Korban diketahui hilang sejak Sabtu dini hari, 9 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Memasuki hari ini Rabu, 13 Mei 2026, tim SAR bersama warga masih terus melakukan penyisiran di kawasan hutan sekitar desa.
Pencarian dilakukan siang dan malam untuk memperbesar peluang menemukan korban. Bahkan, tim SAR mulai menggunakan drone guna memperluas jangkauan pencarian di area hutan yang sulit diakses.
"Hari ini dilakukan pencarian menggunakan drone oleh petugas SAR," kata pihak keluarga korban Nur Reniwati, Rabu, 13 Mei 2026.
Hilangnya pria berusia 65 tahun tersebut membuat keluarga dan warga setempat diliputi rasa cemas. Hingga kini belum ada tanda-tanda keberadaan korban meski pencarian sudah berlangsung selama lima hari.
Keluarga korban menyebut berbagai upaya terus dilakukan agar Anudin segera ditemukan dalam keadaan selamat. Selain melakukan pencarian secara intensif, keluarga juga menggelar doa bersama dan ritual tolak bala pada Selasa malam, 12 Mei 2026.
Suasana haru tampak menyelimuti rumah keluarga korban. Warga sekitar juga ikut membantu proses pencarian dengan menyisir sejumlah lokasi yang diduga sempat dilalui korban sebelum dinyatakan hilang.
Hingga saat ini, tim gabungan masih fokus melakukan pencarian di kawasan hutan sekitar Desa Tumbang Ayang. Keluarga berharap korban segera ditemukan dan ada kabar baik dalam proses pencarian tersebut. (DEWI PATMALASARI/H)









