KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kabar baik terus menghampiri Umar (16), remaja asal Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, yang sebelumnya viral di media sosial karena bekerja serabutan demi mewujudkan keinginannya kembali bersekolah.

Setelah dipastikan akan melanjutkan pendidikan di SMKN 3 Kuala Kapuas, Umar kini menerima bantuan sepeda untuk menunjang aktivitasnya menuju sekolah.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Sabtu pagi, 30 Mei 2026, di kediaman Umar. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Karolinae, bersama Camat Kapuas Hilir, Lurah Sei Pasah, serta Pendamping Kesejahteraan Sosial.

Bantuan sepeda itu merupakan tindak lanjut dari perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi Umar yang sebelumnya menjadi sorotan publik. Kisahnya ramai diperbincangkan setelah video tentang dirinya beredar luas di media sosial dan memicu berbagai respons dari masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Karolinae menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga bentuk dukungan pemerintah terhadap pemenuhan hak pendidikan anak.

"Kami berharap sepeda ini tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga pembakar semangat bagi Ananda UM untuk lebih giat belajar dan mengejar cita-citanya," ujar Karolinae saat menyerahkan bantuan.

Dengan adanya sepeda baru tersebut, perjalanan Umar menuju sekolah diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien. Fasilitas itu sekaligus melengkapi berbagai dukungan yang sebelumnya telah disiapkan agar Umar dapat kembali menempuh pendidikan secara berkelanjutan.

Sebelumnya, hasil penelusuran pemerintah daerah memastikan Umar akan melanjutkan pendidikan di SMKN 3 Kuala Kapuas. Selain akses pendidikan, sejumlah dukungan lain juga disebut akan diberikan, mulai dari tempat tinggal di asrama, perlengkapan sekolah, pakaian, hingga uang saku selama menjalani pendidikan.

Bagi Umar, sepeda yang kini berada di tangannya mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya tersimpan simbol penting bahwa perhatian publik yang berawal dari media sosial telah berujung pada langkah nyata. Dari seorang remaja yang sempat bekerja serabutan sambil memendam keinginan bersekolah, Umar kini bersiap menempuh babak baru sebagai pelajar dengan dukungan yang semakin lengkap. (SABRIANOOR/H)