SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur, Eddy Surahman, menegaskan bahwa persiapan matang dan pelatihan intensif telah dilakukan kepada seluruh petugas pendataan sensus ekonomi 2026 agar mampu menguasai konsep, definisi, dan prosedur pengumpulan data secara benar dan berkualitas di lapangan.

“Kami tengah menyiapkan petugas melalui pelatihan agar menguasai tata cara pendataan yang baik. Kami juga berharap masyarakat memberikan respon yang positif dan menyediakan data yang jujur serta berkualitas kepada petugas kami,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.

Eddy membagikan informasi penting bahwa setiap petugas BPS wajib membawa surat tugas resmi saat melakukan pendataan. Masyarakat dianjurkan untuk meminta surat tugas serta identitas petugas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, menyusul sejumlah laporan mengenai oknum-oknum yang memanfaatkan situasi dengan mengaku sebagai petugas BPS tetapi tidak memiliki surat tugas resmi.

“Kami merujuk pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 yang mengatur bahwa petugas harus menunjukkan surat tugas. Jika masyarakat meragukan, bisa menanyakan atau mengonfirmasi ke kami melalui nomor pengaduan 0816 666 6202,” jelasnya. 

Lebih jauh, ia menuturkan bahwa petugas untuk pendataan Sensus Ekonomi akan mengenakan rompi khusus dengan name tag resmi serta membawa surat tugas. Petugas seperti ini mewakili institusi BPS dan dapat dipastikan menjalankan tugas sesuai ketentuan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap keberadaan orang-orang yang mengaku petugas tanpa identitas resmi. Khususnya sensus ekonomi, petugas kami pasti menggunakan rompi yang sudah didesain khusus,” tegasnya.

Menurut Eddy, memberikan data yang benar dan jujur kepada petugas yang sah sangat penting demi menghasilkan informasi statistik yang dapat diandalkan oleh pemerintah dan semua pihak terkait dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.

“Responden juga berhak menolak bila petugas tidak dapat menunjukkan surat tugas atau identitas yang sah,” tegas Eddy Surahman.

BPS Kotim terus berupaya memastikan keamanan, kenyamanan, dan transparansi selama pelaksanaan pendataan ekonomi sehingga masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dan percaya bahwa data yang diperoleh merupakan cerminan akurat kondisi ekonomi di lapangan.

“Sebagai lembaga resmi, kami berkomitmen mengelola data dengan profesionalisme tinggi. Dengan dukungan masyarakat, kami yakin pendataan ini akan berjalan sukses,” pungkas Eddy Surahman. (DEVIANA/y)