SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah memacu persiapan menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang akan digelar pada tahun 2026. Persiapan ini menjadi fokus utama agar kegiatan keagamaan ini berjalan sukses dan lancar di wilayah Kecamatan Mentaya Hulu.

Camat Mentaya Hulu, Edison, mengatakan bahwa persiapan sudah berada pada tahap matang, dan pihaknya akan menggelar rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi terkait guna memfinalisasi semua aspek penyelenggaraan.

“Kami akan mengadakan rapat koordinasi pada Senin, 8 Juni 2026, bersama OPD dan instansi terkait. Rapat ini bertujuan untuk menentukan tanggal pelaksanaan MTQ ke-57 di Kecamatan Mentaya Hulu serta mengkoordinasikan persiapan lainnya,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Selain rapat koordinasi, ia menjelaskan bahwa akan dilakukan peninjauan fasilitas pemondokan bagi para kafilah yang datang dari berbagai kecamatan untuk mengikuti MTQ.

“Kami juga akan meninjau pemondokan kafilah dari masing-masing kecamatan agar para peserta dapat beristirahat dengan nyaman selama mengikuti perlombaan,” tambahnya.

Ia  mengharapkan semua OPD dan instansi terkait dapat bekerja sama dengan baik dan memberikan dukungan penuh sehingga pelaksanaan MTQ ke-57 ini dapat menjadi momentum yang membanggakan dan memberikan nilai positif serta kemajuan bagi masyarakat Mentaya Hulu dan Kabupaten Kotawaringin Timur secara keseluruhan.

“Kami berkomitmen mempersiapkan acara ini sebaik mungkin demi suksesnya MTQ dan terciptanya suasana yang kondusif, nyaman, serta berkesan bagi seluruh peserta dan tamu undangan,” pungkas Edison.

Pelaksanaan MTQ ke-57 di Kecamatan Mentaya Hulu diyakini menjadi ajang penting dalam mempererat ukhuwah umat Islam sekaligus meningkatkan kualitas penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Al-Quran di Kotawaringin Timur. (DEVIANA/y)