BORNEONEWS, Tamiang Layang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur terus memperkuat upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Salah satunya melalui penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan penularan Hantavirus dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rabu, 6 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Klinik Panyanware Rutan Tamiang Layang tersebut merupakan tindak lanjut atas surat dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah terkait peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus di lingkungan pemasyarakatan.
Penyuluhan dibuka oleh Kepala Pelayanan Tahanan (Ka Yantah) Rutan Tamiang Layang, Junaidi, yang mewakili Kepala Rutan Agung Novarianto. Dalam sambutannya, Junaidi menegaskan bahwa menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan merupakan langkah mendasar yang harus dilakukan bersama guna mencegah munculnya berbagai penyakit menular.
"Kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh warga binaan dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit, termasuk Hantavirus," ujarnya.
Materi penyuluhan disampaikan oleh dua narasumber dari Dinas Kesehatan Barito Timur, yakni Anita Santi dan Harni Seyla Anugerahni, yang didampingi tenaga kesehatan Rutan Tamiang Layang.
Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai Hantavirus, penyakit yang dapat menular melalui paparan urine, kotoran, maupun air liur hewan pengerat yang terinfeksi.
Selain menjelaskan gejala dan potensi risiko penyakit tersebut, para narasumber juga mengedukasi peserta mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya menjaga kebersihan lingkungan dinilai menjadi salah satu kunci utama untuk meminimalkan risiko penularan penyakit yang berasal dari hewan pengerat.
Tak hanya berfokus pada Hantavirus, penyuluhan juga membahas penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan hunian warga binaan. Peserta dibekali pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebersihan kamar, mencuci tangan dengan benar, mengelola sampah secara baik, menjaga sanitasi lingkungan, hingga melakukan pengendalian hama dan tikus di sekitar area hunian.
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif tersebut diikuti oleh 38 peserta yang terdiri atas warga binaan dan pegawai Rutan Kelas IIB Tamiang Layang. Antusiasme peserta terlihat selama penyampaian materi maupun saat sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif.
Melalui kegiatan ini, Rutan Tamiang Layang berharap kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan terbebas dari risiko penyakit menular.
Sebagai tindak lanjut, jajaran Rutan Tamiang Layang akan terus memperketat pengawasan kebersihan lingkungan, khususnya di area blok hunian warga binaan. Selain itu, edukasi kesehatan akan terus digencarkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen pembinaan dan pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud sinergi antara Rutan Tamiang Layang dan Dinas Kesehatan Barito Timur dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat, kondusif, serta memiliki ketahanan yang baik terhadap ancaman penyakit menular. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)









