PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menegaskan bahwa upaya penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM) tidak boleh lagi terjebak dalam tataran wacana.

Pemko meminta seluruh mitra kerja dan pemangku kepentingan segera menyusun langkah taktis yang dapat langsung diaplikasikan di tengah masyarakat.

Tuntutan ini didasari atas perlunya percepatan capaian target eliminasi ketiga penyakit tersebut di Kota Cantik. Pemerintah daerah tidak ingin forum-forum koordinasi yang melelahkan hanya berakhir di atas kertas tanpa ada perubahan indikator kesehatan yang signifikan di lapangan.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengingatkan bahwa tantangan kesehatan saat ini membutuhkan respons yang cepat dan terukur. Oleh karena itu, ia meminta dokumen kesepahaman yang ditandatangani segera diterjemahkan ke dalam linimasa kerja yang jelas.

"Pemerintah kota menginstruksikan agar setiap instansi terkait, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil memetakan tugasnya masing-masing. Mulai dari penemuan kasus secara aktif, jaminan ketersediaan obat-obatan, hingga pemanfaatan CSR harus memiliki target capaian bulanan yang jelas," katanya, Kamis, 18 Juni 2026.

Melalui pendekatan yang berorientasi pada hasil ini, Pemko Palangka Raya berharap efektivitas program PP ATM dapat meningkat tajam.

Pengawasan ketat akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa setiap rencana aksi nyata yang telah disepakati benar-benar berjalan sesuai jalur. (HENDRI/H)