BORNEONEWS, Nanga Bulik – Sebanyak 1.400 siswa di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, akan mulai menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal tahun ajaran baru 2026. Layanan tersebut akan disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru selesai dibangun di Desa Sumber Mulya.
SPPG yang dikelola Yayasan Konco Sekti Mingunani itu menjadi unit layanan ketiga Program MBG di Kabupaten Lamandau. Kehadirannya diharapkan dapat memperluas akses anak-anak sekolah terhadap makanan bergizi setiap hari.
Mitra MBG Desa Sumber Mulya, Sri Barokah, mengatakan program tersebut sangat dinantikan masyarakat, khususnya keluarga siswa yang tinggal di kawasan perusahaan dan wilayah yang cukup jauh dari pusat layanan pendidikan.
“Banyak anak sekolah yang harus menunggu bus jemputan hingga siang hari. Dengan adanya program ini, mereka bisa mendapatkan makanan yang layak dan bergizi saat berada di sekolah,” ujarnya.
Menurut Sri, manfaat program tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga. Dengan terpenuhinya kebutuhan makan di sekolah, orang tua dapat lebih tenang karena anak-anak mereka memperoleh asupan gizi yang cukup.
Selain melayani siswa, ke depan program MBG juga akan menyasar kelompok B3 yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Sementara itu, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh perluasan program tersebut karena dinilai berperan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda.
“Harapan kami seluruh anak sekolah dan kelompok sasaran lainnya dapat merasakan manfaat MBG sehingga kebutuhan gizi mereka terpenuhi dengan baik,” kata Rizky.
Dengan bertambahnya dapur layanan MBG, pemerintah optimistis kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lamandau dapat meningkat melalui pemenuhan gizi yang lebih merata.(NATALIA KRISTIN/y)









