LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik  – Pemerintah Kabupaten Lamandau mendorong seluruh pemerintah desa untuk mengambil peran lebih aktif dalam memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Masyarakat Desa Semester I Tahun 2026 di Aula BPKPD Lamandau.

Menurutnya, keberhasilan program perlindungan sosial tidak hanya bergantung pada pemerintah kabupaten, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah desa yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Pemerintah desa adalah ujung tombak yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu kami berharap desa dapat menjadi mitra strategis dalam mengedukasi dan mendorong warga mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Ia menilai semakin luas cakupan perlindungan yang diberikan, semakin kecil pula risiko sosial yang harus ditanggung masyarakat ketika terjadi kecelakaan kerja atau musibah lainnya.

Melalui forum tersebut, Pemkab Lamandau berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan perlindungan sosial yang merata. (NATALIA KRISTIN/y)