SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Perum Bulog Kantor Cabang  Kotawaringin Timur, Wahyu, mengungkapkan bahwa saat ini stok beras yang tersimpan di kantor cabang Bulog Kotim mencapai sekitar 9.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran selama 15 bulan ke depan.

“Kami saat ini masih terus melakukan penyerapan gabah dan beras sebagai upaya memupuk stok nasional bagi saudara-saudara petani,” ujarnya, Rabu, 30 Juni 2026.

Ia menyebut pihaknya memiliki target penyerapan gabah kering panen (GKP) sebesar 16.554 ton, dan sejauh ini telah berhasil menyerap sebanyak 9.682 ton atau sekitar 58 persen dari target yang ditetapkan oleh Kantor Bulog Wilayah Kalimantan Tengah.

“Kami sudah menyerap sekitar 9.682 ton, sekitar 58 persen dari target yang diberikan oleh Kantor Wilayah Kalteng,” terangnya.

Gabah atau beras tersebut hasil penyerapan dari tiga kabupaten wilayah kerjanya yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan dan Seruyan.  

Wahyu menambahkan bahwa penyerapan gabah kering panen secara bertahap akan terus dilakukan hingga semester kedua tahun ini, dengan perkiraan tambahan penyerapan sekitar 7.000 hingga 8.000 ton. Saat ini Kabupaten Katingan tepatnya Katingan Kuala telah memasuki masa panen, sehingga penyerapan GKP oleh pihaknya akan kembali dilakukan. 

“Kita targetkan dari sekitar 42 persen sisanya, akan bisa masuk di semester kedua tahun ini sebanyak 7.000 sampai 8.000 ton GKP,” pungkasnya.

Dengan penyerapan yang terus berjalan, Bulog Kotim berharap dapat menjaga ketersediaan stok pangan nasional sekaligus mendukung kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. (DEVIANA/Y)