JAKARTA –

BORNEONEWS, Haifa - Dua pemuda tewas pada Kamis dini hari dalam insiden penembakan terpisah di Kota Haifa dan Reineh, sehingga jumlah korban tewas akibat kejahatan kekerasan di komunitas Arab di Israel sejak awal 2026 telah mencapai 141 orang.

Pria berusia 30an, Mohammad Abdel Zeidan, ditembak mati pada dini hari di Kota Reineh, dekat Nazareth. Sementara itu, sejumlah lainnya terluka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Beberapa jam sebelumnya, remaja berusia 18 tahun, Jonathan William Khoury, juga tewas dan dua orang lainnya luka parah dalam penembakan terpisah di Jalan Hahagana di Kota Haifa.

Insiden terbaru itu menambah jumlah korban tewas akibat kejahatan kekerasan di kota-kota dan komunitas Arab menjadi 10 orang sejak awal pekan di tengah maraknya aksi penembakan dan pemboman kendaraan yang dilaporkan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data, jumlah korban pembunuhan di komunitas Arab sejak awal 2026 kini telah mencapai 141 orang. Mayoritas korban tewas dalam aksi penembakan.

Sementara itu, kritik terhadap pemerintah dan kepolisian Israel terus meningkat. Para pembela HAM dan pemimpin komunitas menilai kedua pihak gagal mengambil langkah-langkah efektif untuk memerangi kejahatan terorganisir, mengadili pelaku, serta mencegah meningkatnya aksi kekerasan.

Kondisi tersebut turut menambah rasa tidak aman dan jumlah korban secara berkelanjutan.

ANTARA