PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna membangun sistem pemasyarakatan yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Komitmen ini diwujudkan melalui audiensi yang dilakukan Kepala Rutan Palangka Raya, Aditya Jatari, beserta jajaran bersama Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Lohing Simon.

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi sebagai langkah strategis dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas sistem pemasyarakatan.

Sebagai mitra yang memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, peran DPRD dinilai sangat penting untuk mendorong dukungan terhadap berbagai program pembinaan, pelayanan, serta pemenuhan hak-hak warga binaan.

“Kami meyakini bahwa keberhasilan pemasyarakatan tidak dapat dicapai sendiri. Sinergi dengan DPRD menjadi langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih baik, memperkuat dukungan terhadap program pembinaan, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kepala Rutan Palangka Raya, Aditya Jatari, Selasa, 7 Juli 2026.

Selain mempererat koordinasi, audiensi ini juga menjadi wadah bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan di wilayah Kalimantan Tengah.

Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar sistem pembinaan tidak hanya berfokus pada keamanan, namun juga mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi yang semakin erat dengan para pemangku kepentingan, Rutan Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.

"Diharapkan, kerja sama yang terjalin dapat memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan daerah di Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/Y)