BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Palangka Raya menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp60.413.556.684,87.
Angka tersebut, menjadi perhatian karena menunjukkan masih terdapat anggaran yang belum terserap secara optimal dalam pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah.
Juru Bicara Banggar DPRD Palangka Raya, Sudarto, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi tingkat penyerapan anggaran selama tahun anggaran 2025.
Faktor-faktor tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar pelaksanaan APBD ke depan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Faktor-faktor yang menjadi perhatian antara lain keterlambatan proses pengadaan barang dan jasa, perubahan kebijakan pemerintah, lemahnya perencanaan sebagian kegiatan, keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, serta belum optimalnya perhitungan Belanja Pegawai,” kata Sudarto, Sabtu 11 Juli 2026.
Menurut Sudarto, keterlambatan pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu penyebab utama yang menghambat pelaksanaan kegiatan. Selain itu, perubahan kebijakan pemerintah juga turut memengaruhi penyesuaian program di tingkat perangkat daerah.
Banggar DPRD Palangka Raya meminta, agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meningkatkan kualitas perencanaan program dan kegiatan. Proses pengadaan barang dan jasa juga diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sejak awal tahun anggaran sehingga pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk pada akhir tahun.
“Setiap SKPD perlu mempercepat proses pengadaan sejak awal tahun, serta melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan secara berkala agar target program dapat tercapai sesuai rencana,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sudarto menegaskan bahwa SILPA yang cukup besar perlu menjadi bahan evaluasi mendalam terhadap perencanaan dan pelaksanaan program daerah.
Menurutnya, anggaran yang telah dialokasikan harus dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kota Palangka Raya. (MARINI/H)









