PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Pasar Murah di Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu, sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat sekaligus menyosialisasikan berbagai program kesejahteraan melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Sabtu sore, 11 Juli 2026.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan, kehadiran Gubernur Kalimantan Tengah bersama jajaran pemerintah daerah dan Kapolda Kalteng di Pulang Pisau tidak hanya untuk mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga bersilaturahmi dengan masyarakat usai peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.

"Pak Gubernur sangat bergembira melihat aktivitas masyarakat Pulang Pisau. Meski saat ini bangsa kita masih menghadapi tantangan akibat situasi global, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat melalui berbagai program," ujar Edy.

Ia menjelaskan, salah satu program yang terus dijalankan adalah Gerakan Pasar Murah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai bantuan sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Pulang Pisau tercatat memiliki sebanyak 7.864 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Kartu Huma Betang Sejahtera. Selain itu, masih ada sekitar 2.840 warga yang mengajukan pendataan sehingga total penerima manfaat diperkirakan mencapai lebih dari 10 ribu orang.

"Melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, masyarakat akan memperoleh berbagai manfaat, di antaranya bantuan pangan berupa sembako dan bantuan tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup," katanya.

Di sektor pendidikan, Edy menyebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menjalankan program pendidikan gratis serta beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Khusus Kabupaten Pulang Pisau yang menjadi salah satu lumbung pangan nasional, Pemprov Kalteng juga membuka program pendidikan vokasi Diploma 1 (D1) bidang pertanian bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

"Tahun ini tersedia kuota sekitar seribu peserta yang dapat mengikuti kuliah D1 secara gratis. Program ini disiapkan untuk mencetak tenaga terampil di bidang teknologi pertanian hingga produksi hasil pertanian," jelasnya.

Lulusan program tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan dengan bergabung dalam brigade pertanian untuk membantu para petani di lapangan.

Selain pendidikan, Pemprov Kalteng juga memperkuat layanan kesehatan gratis melalui fasilitas rumah sakit milik pemerintah. Masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan menunjukkan KTP dan memanfaatkan program KHBS sesuai ketentuan yang berlaku.

Di bidang ekonomi, pemerintah juga memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan.

Edy berharap masyarakat dapat memanfaatkan seluruh program yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (RETHA/H)