BORNEONEWS, Jakarta - Guru Besar Departemen Gizi Universitas Indonesia (UI) Ratu Ayu Dewi Sartika menilai pengolahan sawit berkelanjutan dan tepat dapat dimanfaatkan untuk pengembangan di sektor gizi/kesehatan hingga ketahanan energi.
“Kelapa sawit memiliki kandungan nutrisi yang sangat potensial untuk mendukung perbaikan status gizi masyarakat,” kata Ratu Ayu dalam taklimat media Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 di Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Jakarta, Rabu.
Ia kemudian mencontohkan hasil penelitiannya bersama tim mengenai pengaruh suplementasi minyak sawit merah (red palm oil) pada diet ibu hamil terhadap kualitas air susu ibu dan status gizi bayi.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa minyak sawit merah memiliki kandungan beta karoten, vitamin A, vitamin E, serta antioksidan yang berpotensi mendukung peningkatan status gizi ibu dan anak.
Menurut Ratu Ayu, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan sawit tidak hanya terbatas sebagai bahan pangan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui pengembangan pangan fungsional berbasis kelapa sawit.
“Melalui riset yang berkelanjutan, kita dapat mengembangkan berbagai produk pangan yang tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang lebih luas,” ujar dia.
Selain sektor pangan dan kesehatan, pemanfaatan sawit di bidang energi juga terus berkembang.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Program Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) C.B. Rasrendra yang mempresentasikan hasil penelitian mengenai Teknologi BENSA (Bensin Sawit) berbasis Mixed Industrial Vegetable Oil (MIVO).
Menurut Rasrendra, inovasi tersebut menunjukkan bahwa kelapa sawit memiliki prospek besar sebagai bahan baku energi masa depan yang lebih ramah lingkungan sekaligus mampu meningkatkan nilai tambah komoditas sawit nasional.
"BENSA merupakan salah satu contoh bagaimana hasil riset mampu membuka peluang pemanfaatan baru bagi kelapa sawit,” kata Rasrendra.
“Ke depan, inovasi seperti ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong tumbuhnya industri berbasis sumber daya domestik," ujarnya menambahkan.
ANTARA









