PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga, jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya melaksanakan kegiatan razia rutin di blok hunian warga binaan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap segala potensi gangguan serta memastikan lingkungan tetap aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen pihaknya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang kondusif.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang," ujar Hani Anggraeni, Senin 20 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, razia dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir setiap kamar hunian warga binaan.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang milik warga binaan dengan pendekatan yang humanis, profesional, serta senantiasa berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar, serta mendapatkan dukungan penuh dari warga binaan. Pihaknya berharap pelaksanaan razia secara konsisten dapat mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Hal ini juga bertujuan menciptakan suasana lingkungan pembinaan yang mendukung sepenuhnya proses perubahan perilaku dan pembinaan kepribadian warga binaan.

Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan ketatnya pengawasan, memperkuat sistem deteksi dini, serta menjaga integritas seluruh jajaran petugas.

Langkah ini diambil guna mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan senantiasa berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.

"Melalui upaya berkelanjutan ini, diharapkan seluruh proses pembinaan dapat berjalan optimal sehingga warga binaan kelak dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, taat hukum, dan bermanfaat bagi lingkungannya," pungkasnya. (PATHUR/y)