PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi di wilayah Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan komplek perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya Jalan Soekarno, Kamis (23/7/2026), mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari warga sekitar G. Obos, tetapi juga masyarakat kurang mampu, pengemudi ojek online, serta kelompok masyarakat penerima bantuan lainnya yang telah didata untuk memperoleh manfaat dari program tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah dinamika harga pangan.

"Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan inflasi daerah. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena program ini memang sangat dibutuhkan," ujar Fajar Bhakti di lokasi kegiatan, Kamis 23 Juli 2026.

Melalui Gerakan Pangan Murah, ia berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, kebutuhan pangan dapat terpenuhi dengan harga yang wajar, serta laju inflasi daerah dapat terus dikendalikan melalui kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak. (MARINI/H)