BORNEONEWS, Palangka Raya – Komisi III DPRD Palangka Raya mengusulkan agar tahun depan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui jalur prestasi dilengkapi dengan tes akademik tertulis sebagai bagian dari proses seleksi.
Usulan tersebut disampaikan setelah Komisi III meninjau langsung pelaksanaan penerimaan peserta didik di SMP Negeri 2 Palangka Raya.
Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengatakan tes akademik diperlukan untuk memperkuat objektivitas jalur prestasi sehingga peserta didik yang diterima benar-benar memiliki kemampuan sesuai kriteria yang ditetapkan.
"Kami mengusulkan agar jalur prestasi juga menggunakan tes akademik tertulis. Hal ini penting agar proses seleksi lebih transparan, objektif, dan menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat," ujarnya, Minggu 26 Juli 2026.
Menurut Rana, saat melakukan peninjauan di SMP Negeri 2 Palangka Raya, pihaknya juga melihat pentingnya pemerataan peserta didik agar tidak terjadi penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah tertentu. Karena itu, sistem seleksi perlu terus dievaluasi untuk memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik.
Ia berharap Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dapat mempertimbangkan usulan tersebut sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan SPMB pada tahun mendatang.
"Selain itu, sosialisasi mengenai seluruh jalur penerimaan juga perlu ditingkatkan agar orang tua memahami mekanisme seleksi sejak awal," bebernya.
Rana menegaskan Komisi III DPRD akan terus mengawal sektor pendidikan, termasuk pelaksanaan SPMB, sehingga proses penerimaan peserta didik berlangsung secara adil, transparan, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya. (MARINI/H)









