KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Kebakaran hebat melalap area vegetasi dan struktur bangunan panggung berbahan kayu di wilayah Kuin Kacil, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin siang, 27 Juli 2026. 

Peristiwa ini pertama kali terdeteksi melalui jejaring komunikasi. Laporan awal mengenai munculnya titik api mulai masuk ke grup informasi kebencanaan setempat pada pukul 12.35 WITA. 

Berdasarkan dokumentasi awal di lapangan, kobaran api dengan cepat menghanguskan semak belukar serta pepohonan di sekitar lokasi. Angin kencang di lokasi mempercepat perambatan api hingga meluluhlantakkan konstruksi bangunan kayu di area tersebut. Asap membubung tinggi dan memperburuk pandangan di area pemukiman sekitarnya.

Merespons potensi bahaya yang meluas, armada pemadam kebakaran gabungan dan relawan Pemadam Kebakaran Swasta (Damkar) segera dikerahkan ke lokasi. Upaya tanggap darurat yang masif membuahkan hasil dalam waktu relatif singkat. Pada pukul 12.49 WITA, tim di lapangan mengonfirmasi bahwa kobaran api telah berhasil dipadamkan dan penanganan memasuki tahap pembasahan akhir. 

Dampak kerusakan akibat insiden ini tergolong parah pada area terdampak langsung. Bangunan panggung kayu yang terbakar dilaporkan habis rata dengan tanah, hanya menyisakan kerangka arang dan puing-puing berjelaga. 

"Habis luluh lantak, tapi relawan di lokasi masih pembasahan ini," ucap Sani, relawan setempat.

Kendati demikian, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun total kerugian materiil akibat musibah tersebut.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang setempat. (SABRIANOOR/H)