KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Hujan membasahi wilayah Kuala Kapuas dan sekitarnya pada Rabu siang, 29 Juli 2026. Meski di kawasan Kuala Kapuas hujan turun dengan intensitas ringan, kondisi tersebut cukup disambut baik oleh warga setelah beberapa pekan terakhir wilayah ini mengalami cuaca panas dan kering.

Turunnya hujan dinilai membawa dampak positif bagi lingkungan, terutama mengurangi debu yang muncul akibat kondisi jalan dan tanah yang mengering selama musim kemarau. Warga juga berharap hujan dapat membantu menekan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Alhamdulillah, lumayan berkurang juga debunya. Semoga juga bisa mengurangi risiko kebakaran di sekitar Kuala Kapuas,” ucap Hafi, warga Kapuas.

Sementara itu, hujan dengan intensitas lebih lebat terjadi di wilayah Kapuas Timur, tepatnya di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Anjir Mambulau. Guyuran hujan membuat permukaan aspal jalan terlihat basah dan memberikan suasana berbeda setelah sebelumnya didominasi kondisi kering.

Bagi masyarakat, hujan yang turun kali ini menjadi momen yang dinantikan di tengah musim kemarau. Sebab, dalam beberapa minggu terakhir, hujan belum banyak turun sehingga kondisi lingkungan tampak kering dan berdebu.

Selain memberikan kesejukan, hujan juga diharapkan dapat meningkatkan kelembapan lahan serta mengurangi risiko munculnya titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Terlebih, kewaspadaan terhadap karhutla masih menjadi perhatian selama musim kemarau. (SABRIANOOR/H)