PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan kepada pelaku usaha ritel dan pedagang buah.

Kegiatan ini menyasar Sendys Swalayan di Jalan G. Obos, A2 Fresh di Jalan Tjilik Riwut, serta Toko Buah Ardi di Jalan Kahayan.

Rangkaian kegiatan dipimpin oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Distanketpang Palangka Raya, Yusianto. Langkah ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menjamin produk pangan yang beredar benar-benar aman, sehat, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa kelengkapan izin edar, kesesuaian label, serta kondisi fisik pangan segar yang dijual. Selain itu, tim juga memberikan pembinaan teknis kepada pengelola toko mengenai cara penanganan, penyimpanan, dan pemajangan yang tepat agar kualitas produk tetap terjaga.

Yusianto menjelaskan pengawasan ini sangat penting untuk mencegah peredaran pangan yang tidak memenuhi syarat, mengandung bahan berbahaya, atau tidak layak konsumsi.

“Kami ingin memastikan setiap produk yang dibeli warga terjamin keamanannya dari sisi hulu hingga sampai ke tangan konsumen,” ujarnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pihaknya juga mengimbau seluruh pelaku usaha untuk senantiasa menerapkan standar keamanan pangan dengan disiplin. Kepatuhan terhadap aturan yang berlaku menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga kepercayaan dan kesehatan masyarakat.

Distanketpang Palangka Raya berkomitmen terus melakukan pemantauan berkala di berbagai titik perdagangan.

"Diharapkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan menjamin keamanan konsumsi warga Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/H)