BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan pengambilan serta pengujian sampel pangan segar di Pasar Kahayan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama oleh Tim Pembina, Tim Teknis, Tim Inspeksi dan Certifikasi Sepanjang Rantai Pasok (ICS), serta para pedagang yang berdagang di kawasan pasar tersebut.
Pengambilan sampel mencakup berbagai jenis sayuran, buah-buahan, bahan pangan pokok, serta komoditas pertanian lainnya yang menjadi kebutuhan harian masyarakat.
Setiap tahapan dilakukan secara tertib dan terkoordinasi, dengan keterlibatan langsung para pedagang guna memastikan proses berjalan transparan serta memahami maksud dan tujuan pemeriksaan yang dilakukan.
Kepala Distanketpang Palangka Raya, Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya rutin dan penting untuk memastikan setiap pangan segar yang diperjualbelikan di Pasar Kahayan memenuhi syarat keamanan dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.
Pengujian yang dilakukan mencakup pemeriksaan residu pestisida, bahan berbahaya, serta parameter kesesuaian lainnya sesuai standar yang berlaku.
“Harapan kami, dengan adanya kegiatan pengambilan dan pengujian sampel ini, kita dapat memastikan pangan segar yang beredar di pasar aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sugianto, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menegaskan bahwa perlindungan kesehatan konsumen adalah prioritas utama dalam setiap langkah pengawasan yang dilaksanakan.
Selain pemeriksaan fisik dan pengambilan sampel, tim juga memberikan edukasi kepada para pedagang terkait cara penyimpanan, penanganan, serta pemilihan dan penyediaan pangan yang tetap segar dan terjaga kualitasnya.
Pedagang juga diharapkan ikut menjadi mata dan telinga dalam menjaga kualitas komoditas yang mereka jual kepada pembeli.
Sugianto menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai pasar di Kota Palangka Raya.
"Pengawasan yang berkelanjutan diharapkan dapat membangun kebiasaan dan kesadaran bersama baik dari sisi penyedia maupun konsumen untuk selalu mengutamakan kualitas serta keamanan pangan yang dikonsumsi sehari-hari," pungkasnya. (PATHUR/H)









