BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan respons cepat menindaklanjuti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Talingke, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan.
Kebakaran terdeteksi sekitar pukul 14.26 WIB di kawasan Area Penggunaan Lain (APL), dengan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 0,19 hektare. Lokasi didominasi semak belukar, pakis, dan pohon sawit di atas tanah gambut yang berpotensi membuat api cepat menjalar.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menyatakan penanganan dilakukan secara cepat meliputi pemadaman langsung, pembatasan penjalaran api, hingga pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara yang menyala kembali.
“Kecepatan respons dan sinergi seluruh tim menjadi kunci agar api tidak meluas. Meski menghadapi keterbatasan sumber air, petugas tetap bekerja maksimal hingga kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Agustan, Kamis, 6 Agustus 2026.
Dalam operasi ini, tim mengerahkan satu unit mobil operasional Hilux Single Cabin serta lima gulung selang tembak.
Pasokan air disuplai dari tangki Damkar Kabupaten Katingan, sementara Posko Dalkarhutla Provinsi turut mendukung penambahan selang untuk mengatasi keterbatasan sarana.
"Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah musim kemarau, dengan tidak membuka lahan menggunakan api serta segera melaporkan jika menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas," pungkasnya. (PATHUR/Y)









