TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kehadiran listrik di Desa Muara Awang, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, menjadi momentum baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengembangkan perekonomian desa. Akses listrik yang selama ini dinantikan warga diharapkan membuka lebih banyak peluang pemanfaatan teknologi dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Bupati Barito Timur M Yamin meninjau langsung kesiapan Desa Muara Awang menjelang peresmian masuknya listrik desa yang akan dilakukan secara daring oleh Presiden Republik Indonesia melalui program bantuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin, 10 Agustus 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal. Bupati turut didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Dusun Tengah Prismayandi, jajaran PLN, TNI dan Polri.

Yamin mengatakan, masuknya listrik ke Muara Awang memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menghadirkan penerangan bagi masyarakat. Menurutnya, listrik menjadi salah satu infrastruktur penting yang dapat mendorong perubahan di berbagai sektor kehidupan warga.

“Masuknya listrik ke desa ini bukan hanya tentang lampu yang menyala. Ini adalah tentang harapan yang mulai terang,” ujarnya

Menurut Bupati, tersedianya listrik akan memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak di Muara Awang. Pada saat yang sama, masyarakat dapat memanfaatkan energi listrik untuk menunjang kegiatan usaha, meningkatkan keterampilan serta membuka akses terhadap teknologi dan informasi.

“Dengan hadirnya listrik, anak-anak kita dapat belajar dengan lebih nyaman. Masyarakat dapat mengembangkan usaha dengan lebih baik. Akses teknologi dan informasi semakin terbuka, dan berbagai kegiatan masyarakat dapat dilakukan dengan lebih mudah,” katanya.

Yamin berharap masyarakat tidak berhenti pada pemanfaatan listrik sebagai sumber penerangan. Ia mendorong warga menjadikan ketersediaan energi tersebut sebagai modal untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan berbagai potensi ekonomi yang ada di desa.

“Mari kita semakin rajin belajar, kembangkan usaha masyarakat, tingkatkan keterampilan, dan manfaatkan teknologi untuk membuka peluang ekonomi baru,” pesannya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Kementerian ESDM, PLN serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan akses listrik bagi masyarakat Muara Awang. Ia menilai pembangunan infrastruktur dasar akan memberikan manfaat lebih besar apabila mendapat dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Daerah mengingatkan pemerintah desa dan masyarakat agar menjaga fasilitas kelistrikan yang telah dibangun. Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut merupakan aset bersama yang harus dirawat dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

“Pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, mari kita terus menjaga gotong royong, persatuan dan keharmonisan,” tegasnya.

Desa Muara Awang memiliki luas wilayah sekitar 120 kilometer persegi. Masyarakat setempat memiliki potensi ekonomi yang cukup beragam, terutama di bidang pertanian, perkebunan serta berbagai usaha ekonomi masyarakat.

Dengan masuknya listrik, berbagai potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara lebih optimal. Masyarakat kini memiliki peluang lebih besar untuk menggunakan peralatan berbasis listrik, mengakses informasi dan teknologi serta memperluas kegiatan usaha.

Yamin menegaskan, hadirnya listrik harus menjadi energi baru yang mendorong percepatan pembangunan Desa Muara Awang. Pemerintah daerah juga berharap peningkatan akses energi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Momentum ini sejalan dengan semangat kita untuk mewujudkan Barito Timur SEGAH - Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis. Mari kita jadikan listrik sebagai cahaya baru bagi pendidikan, ekonomi, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Muara Awang,” pungkasnya.

Peresmian listrik desa secara daring oleh Presiden RI nantinya menjadi penanda penting bagi masyarakat Muara Awang. Kehadiran akses listrik diharapkan tidak hanya mengubah suasana desa pada malam hari, tetapi juga membuka babak baru bagi pendidikan, aktivitas ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)