BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai menggencarkan fogging ke sejumlah wilayah endemis penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi berkembangnya jentik nyamuk Aedes Aegypty penyebab demam berdarah di Bumi Marunting Batu Aji.
Kepala Dinkes Kabupaten Kobar, drg. Dwi Ratna menyatakan, saat ini pihaknya memang sedang rutin melakukan fogging. Tempat-tempat yang menjadi sasaran fogging tersebut menurutnya adalah beberapa wilayah kecamatan dan kelurahan yang rawan endemis DBD.
Seperti di Kelurahan Baru, Kelurahan Madurejo, Kelurahan Mendawai, Kelurahan Sidorejo, Kelurahan Raja Seberang, Desa Pasir Panjang dan sejumlah desa di bantaran Sungai Arut.
Di luar daerah itu pihaknya juga menggencarkan fogging ke wilayah lain seperti beberapa Desa dan Kelurahan di Kecamatan Kumai, Kolam, Aruta, Pangkalan Banteng dan Pangkalan Lada.
"Memang rutin kita lakukan foging ini sebagai langkah kita mengantisipasi merebaknya nyamuk penyebab DBD," terang Dwi Ratna, Rabu (11/1/2017).
Kegiatan tersebut menurutnya rutin dilakukan di awal dan akhir tahun. Pasalnya, pada waktu-waktu inilah di wilayah Kabupaten Kobar sedang memasuki puncak musim penghujan.
"Dikhawatirkan potensi perkembangan nyamuk mengalami peningkatan," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-8)








