BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 572 titik panas (hotspot) terdeteksi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam 24 jam terakhir berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) H Asan Kotim.
Berdasarkan data BMKG dalam laporan Akumulasi Titik Panas (Hotspot) 24 Jam Terakhir, dari total 572 titik tersebut, sebanyak 37 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, 521 titik tingkat kepercayaan menengah dan 14 titik tingkat kepercayaan tinggi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotim masih terjadi di sejumlah wilayah.
Berdasarkan data BMKG, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak di Kotim, yakni 231 titik.
Hotspot tersebut tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. Kelurahan Samuda Kota mencatat 69 titik, Samuda Besar 52 titik, Handil Sohor 48 titik, Sebamban 19 titik, Jaya Karet 13 titik, Sei Ijum Raya 7 titik, Samuda Kecil 21 titik dan Kelurahan Basirih Hilir 1 titik.
Dari total 231 titik di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, sebanyak 12 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, 207 titik tingkat menengah dan 12 titik tingkat tinggi.
Jumlah hotspot tinggi juga ditemukan di beberapa wilayah, antara lain Kelurahan Samuda Kota sebanyak lima titik, Handil Sohor enam titik dan Samuda Besar satu titik.
Selain Mentaya Hilir Selatan, sejumlah kecamatan lain juga mencatat hotspot dalam jumlah cukup tinggi.
Kecamatan Teluk Sampit berada di urutan berikutnya dengan 71 titik panas, terdiri dari 11 titik tingkat kepercayaan rendah dan 60 titik tingkat menengah. Hotspot tersebut tersebar di Kuin Permai sebanyak lima titik, Lampuyang 50 titik dan Parebok 16 titik.
Kemudian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang mencatat 70 titik panas, terdiri dari dua titik tingkat rendah, 67 tingkat menengah dan satu tingkat tinggi.
Hotspot di wilayah tersebut tersebar di Bangkuang Makmur 17 titik, Bapeang tiga titik, Eka Bahurui sembilan titik, Kelurahan Ketapang 17 titik, Kelurahan Pasir Putih 18 titik, Kelurahan Mentawa Baru Hulu tiga titik dan Telaga Baru tiga titik.
Kecamatan Baamang juga mencatat 62 titik panas. Rinciannya, empat titik tingkat rendah, 57 tingkat menengah dan satu tingkat tinggi.
Hotspot tersebut berada di Kelurahan Baamang Barat sebanyak 34 titik dan Kelurahan Baamang Hulu sebanyak 28 titik.
Sementara itu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara mencatat 48 titik panas, terdiri dari satu tingkat rendah dan 47 tingkat menengah. Hotspot tersebut tersebar di Bagendang Hilir tiga titik, Bagendang Hulu tiga titik, Bagendang Tengah 41 titik dan Natai Baru satu titik.
Kecamatan Seranau tercatat memiliki 18 titik panas, terdiri dari satu tingkat rendah dan 17 tingkat menengah. Sebanyak 15 titik berada di Desa Batuah dan tiga titik di Terantang Hilir.
Kecamatan Mentaya Hulu mencatat 14 titik panas, yakni satu tingkat rendah dan 13 tingkat menengah. Hotspot tersebut berada di Pahirangan lima titik, Tanjung Jariangau tujuh titik dan Kawan Batu dua titik.
Kecamatan Kota Besi ditemui 13 titik panas tingkat menengah yang tersebar di Camba satu titik, Hanjalipan tiga titik, Kandan satu titik, Kelurahan Kota Besi Hulu enam titik dan Soren dua titik.
Selanjutnya Kecamatan Telawang mencatat 10 titik panas, terdiri dari tiga tingkat rendah dan tujuh tingkat menengah. Hotspot tersebut berada di Sebabi tiga titik dan Tanah Putih tujuh titik.
Kecamatan Antang Kalang mencatat sembilan titik panas tingkat menengah, tersebar di Kuluk Telawang satu titik, Tumbang Ngahan tiga titik, Tumbang Sepayang tiga titik dan Tumbang Ramei dua titik.
Kecamatan Bukit Santuai memiliki delapan titik panas tingkat menengah yang tersebar di Tewai Hara satu titik, Tumbang Batu dua titik dan Tumbang Tilap lima titik.
Kecamatan Parenggean mencatat tujuh titik panas, terdiri dari satu tingkat rendah dan enam tingkat menengah. Hotspot tersebut berada di Kabuau dua titik, Manjalin dua titik dan Tehang tiga titik.
Kecamatan Cempaga memiliki lima titik panas tingkat menengah yang seluruhnya berada di Rubung Buyung.
Kecamatan Cempaga Hulu mencatat empat titik panas, terdiri dari satu tingkat rendah dan tiga tingkat menengah, seluruhnya berada di Bukit Raya.
Sementara Kecamatan Telaga Antang mencatat dua titik panas tingkat menengah yang berada di Tumbang Sangai. (DEWI PATMALASARI/y)









