BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengerahkan armada dari sejumlah perangkat daerah untuk membantu distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak gangguan pasokan selama musim kemarau.
Bupati Barito Utara Shalahuddin mengatakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta membantu PDAM Barito Utara menyalurkan air bersih ke permukiman warga.
"Saya menginstruksikan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk membantu PDAM Barito Utara dalam pendistribusian air bersih kepada warga terdampak," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurutnya, gangguan distribusi air bersih harus ditangani secara cepat karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
Ia meminta seluruh instansi terkait segera mengerahkan armada dan berkoordinasi dengan PDAM agar warga tidak terlalu lama mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
"Saya minta instansi terkait segera mengerahkan armada dan turun ke lapangan membantu pendistribusian bersama PDAM. Jangan biarkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih terlalu lama. Kecepatan penanganan dan kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama kita dalam melayani warga saat ini," ujarnya.
Shalahuddin menekankan pemerintah daerah harus memastikan bantuan air bersih diberikan secara optimal dan tepat sasaran, terutama kepada kawasan permukiman yang mengalami gangguan pasokan.
Karena itu, koordinasi antara PDAM, Damkar, BPBD dan Satpol PP diminta dilakukan secara intensif selama proses pendistribusian.
Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan mengatakan seluruh armada tangki yang tersedia harus dimaksimalkan untuk menjangkau wilayah terdampak.
"Sinergi antar-perangkat daerah ini harus dieksekusi dengan terukur dan maksimal. Saya meminta agar seluruh armada tangki air dipastikan bergerak menyisir permukiman terdampak secara merata, agar kehadiran dan solusi dari pemerintah daerah benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas," katanya.
Pemkab Barito Utara berharap penguatan distribusi melalui armada lintas perangkat daerah dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pelayanan air bersih kembali berjalan normal.
Koordinasi lapangan juga akan menjadi perhatian agar penyaluran air tidak terkonsentrasi pada satu wilayah dan dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan.









