PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalteng, menggelar Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar secara lahir dan batin dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang melanda wilayah Kalimantan Tengah.

Kegiatan berlangsung di Markas Komando (Mako) Polresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 3,5, Kota Palangka Raya, pada Senin 24 Agustus 2026.

Salat Istisqa dihadiri langsung oleh Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, bersama Wakapolresta serta seluruh personel Polresta Palangka Raya yang beragama Islam.

Sebelum ibadah dimulai, Kapolresta menyampaikan makna dan tujuan dari kegiatan tersebut.

“Salat Istisqa ini merupakan momen untuk bermuhasabah, mengoreksi diri, bertaubat serta memohon ampunan atas segala kekhilafan dan dosa,” ujar Kombes Pol Dedy Supriadi.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan di tengah kondisi kemarau panjang dan kekeringan yang melanda, yang menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya bencana karhutla yang terus berlangsung.

“Selain itu, ini juga menjadi ikhtiar secara lahir dan batin untuk memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar menurunkan hujan di Kota Palangka Raya maupun seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” lanjutnya

Salat Istisqa berlangsung mulai pukul 08.00 WIB, berjalan khusyuk dan hikmat, serta diikuti dengan penuh penghayatan oleh seluruh personel yang hadir.

"Langkah spiritual ini diharapkan menjadi pelengkap upaya nyata yang terus dilakukan seluruh personel dalam memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran di wilayah hukum Polresta Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/Y)