PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Disperindagkop UKM Kobar berencana memperluas pelaksanaan Pasar Inflasi hingga menjangkau seluruh kecamatan di wilayah setempat. Langkah tersebut dilakukan setelah hasil evaluasi menunjukkan adanya penyeimbangan harga di sejumlah lokasi yang telah menjadi titik pelaksanaan program.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kobar, Fitriyana, mengatakan rencana perluasan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan hasil evaluasi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Hal itu disampaikan Fitriyana saat kegiatan Pasar Inflasi ke-10 yang digelar di Pasar Seni, Pangkalan Bun, Kamis, 27 Agustus 2026.

“Rencananya kita adakan seluruh kecamatan se-Kabupaten Kobar, karena berdasarkan evaluasi kami waktu di Pasar Indrasari, setiap pelaksanaan Pasar Inflasi alhamdulillah sudah terjadi penyeimbangan, artinya harga mulai stabil,” jelas Fitriyana, baru-baru ini.

Menurutnya, setelah kondisi harga di suatu wilayah mulai menunjukkan kestabilan, pelaksanaan Pasar Inflasi kemudian dapat diarahkan ke titik lainnya. Pola tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas manfaat program sekaligus mendorong pengendalian inflasi di berbagai wilayah Kabupaten Kobar.

“Makanya akhirnya kami pindah ke beberapa titik seperti kemarin di Pasar Cempaka Kumai, Pasar Seni ini. Nanti memang ada beberapa rencana ke Dekspot juga, ke Arut Utara, Pangkalan Lada, dan Pangkalan Banteng,” katanya.

Meski demikian, Fitriyana menegaskan rencana pelaksanaan Pasar Inflasi di sejumlah kecamatan tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut bersama tim Pasar Inflasi termasuk mitra dari Dinas Pertanian, Pertamina, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Bulog. 

Koordinasi diperlukan untuk menentukan kesiapan lokasi, ketersediaan komoditas, serta kebutuhan masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran.

Sekretaris Disperindagkop UKM Kobar, Muhamad Suhendra, menambahkan Pasar Inflasi terus menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan barang penting di tengah masyarakat.

Hingga pelaksanaan di Pasar Seni, program Pasar Inflasi telah memasuki putaran ke-10. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah titik, termasuk Pasar Indrasari Pangkalan Bun, Desa Kumpai Batu Bawah, Pangkalan Bun Park, dan Pasar Cempaka Kumai.

Pelaksanaan Pasar Inflasi yang berpindah-pindah lokasi diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan begitu, masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh barang kebutuhan pokok dan barang penting dengan harga yang relatif terjangkau.

Pemerintah Kabupaten Kobar juga terus melakukan evaluasi terhadap setiap pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam menentukan lokasi Pasar Inflasi berikutnya.

Dengan rencana menjangkau seluruh kecamatan, Pasar Inflasi diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan harga dan mengendalikan laju inflasi di Kabupaten Kotawaringin Barat.(NURITA)