BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) memperluas dukungan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyalurkan kebutuhan logistik dan operasional bagi tim yang bertugas di sejumlah wilayah.
Dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk sarana pemadaman, tetapi juga air mineral, bahan makanan, hingga kebutuhan operasional bagi personel yang berada di lapangan.
Dept. Head Sustainability PT SSMS Tbk, Andri Najiburrahman, mengatakan dukungan perusahaan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi.
"Kebutuhan setiap lokasi bisa berbeda. Ada yang membutuhkan tambahan personel, peralatan, atau sumber air. Karena itu, kami berupaya menyesuaikan dukungan dengan kebutuhan di lapangan agar dapat membantu operasi berjalan secara optimal," jelas Andri Najiburrahman.
Menurut Andri Najiburrahman, untuk mendukung kebutuhan personel, SSMS turut memberikan dukungan kepada sejumlah dapur umum yang berada di Palangka Raya, Pulang Pisau, Sampit, Kapuas, dan Kotawaringin Barat.
"Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu penyediaan kebutuhan makanan bagi personel yang terlibat dalam penanganan karhutla. Selain di Kalimantan Tengah, dukungan juga diberikan SSMS di Kalimantan Barat. Perusahaan menyediakan 10.000 liter bahan bakar untuk mendukung kebutuhan operasional pemadaman di Ketapang dan Pontianak," jelas Andri Najiburrahman.
Andri Najiburrahman mengatakan bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan yang dihadapi tim di lapangan.
"Ketika terjadi kebakaran, waktu menjadi sangat penting. Karena itu, kami menyiapkan personel yang terlatih dan sarana yang dapat digerakkan ketika dibutuhkan," jelas Andri Najiburrahman.
Menurut Andri Najiburrahman, penanganan karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus kerja bersama. Keterbatasan sarana, sumber air maupun kebutuhan operasional dapat menjadi kendala apabila tidak ditangani secara cepat.
"Karena itu, SSMS terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung penanganan karhutla. Kapasitas yang kami miliki dapat ikut memperkuat upaya bersama agar api tidak berkembang lebih luas," jelas Andri Najiburrahman. (WAHYU KRIDA/H)









