SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kotawaringin Timur (Kotim) Khairiah Halikinnor meninjau kebun PKK di Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, di tengah kondisi kemarau dan kabut asap yang melanda wilayah Sampit.

"Tadi kegiatan kami pertama yaitu membagikan masker karena kita musim kabut asap lalu meninjau kebun PKK," kata Khairiah, Rabu, 2 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan lapangan pelaksanaan program kerja Pokja III TP-PKK Kecamatan Mentawa Baru Ketapang di Kelurahan Mentawa Baru Hulu.

Dalam kegiatan itu, Khairiah terlebih dahulu membagikan masker kepada masyarakat di depan Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hulu. Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi.

Setelah pembagian masker, Khairiah meninjau kebun PKK yang berada di pekarangan Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hulu. Kebun tersebut dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran. Sejumlah tanaman seperti sawi, cabai dan tomat terlihat sudah mendekati masa panen.

Khairiah berharap kegiatan kebun PKK dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.

Selain kebun PKK, Khairiah juga melihat langsung lahan petani sayur yang berada di kawasan Kelurahan Mentawa Baru Hulu. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi tanaman sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi petani selama musim kemarau.

Menurutnya, kondisi kemarau turut memengaruhi pertumbuhan tanaman karena ketersediaan air yang terbatas.

"Kalau yang kita lihat tadi kebun petani juga terdampak kemarau. Jadi hasilnya kurang maksimal karena kekurangan air," ujarnya.

Kondisi kemarau menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan tanaman pangan dan hortikultura. Karena itu, pengelolaan air menjadi faktor penting agar tanaman tetap dapat tumbuh dan menghasilkan secara optimal. (DEWI PATMALASARI/y)