BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Oksigen yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kapuas di Jalan Keruing, Kuala Kapuas, mulai memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi memengaruhi kesehatan. Pelayanan perdana fasilitas tersebut dimulai sejak Kamis kemarin.
Borneonews menyambangi Rumah Oksigen pada Jumat, 4 September 2026. Sejumlah petugas terlihat bersiaga di lokasi, sementara tempat tidur, tabung oksigen, serta perlengkapan pemeriksaan telah disiapkan untuk mendukung pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Petugas Rumah Oksigen dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Nurhaili, mengatakan sejak mulai beroperasi telah ada lima pasien yang mendapatkan penanganan.
"Mulai beroperasi sejak kemarin dan sudah ada 5 pasien yang kami tangani," ucap Nurhaili saat ditemui di lokasi.
Dari catatan pemeriksaan yang tersedia di lokasi, sejumlah pasien datang dengan keluhan sesak napas. Beberapa di antaranya juga tercatat memiliki keluhan atau riwayat asma, sementara terdapat pasien dengan keluhan batuk.
Selain mencatat keluhan, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pasien, di antaranya tekanan darah, saturasi oksigen (Spo?), dan denyut nadi. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi setiap pasien berbeda sehingga penanganan disesuaikan dengan keadaan masing-masing.
Nurhaili menjelaskan Rumah Oksigen tersebut bukan sebagai pengganti pelayanan rumah sakit, melainkan menjadi tempat pertolongan pertama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan oksigen. Pasien akan mendapatkan penanganan awal dan dipantau kondisinya.
"Ini sebagai pertolongan pertama, jika membaik akan segera pulang, namun jika kondisi perlu tindakan lanjut akan dirujuk ke RS," tambahnya.
Pelayanan didukung petugas dari beberapa puskesmas di Kabupaten Kapuas. Petugas dibagi dalam dua shift, yakni shift pagi dan malam, masing-masing terdiri dari dua petugas dengan pergantian pada pukul 07.00 dan 19.00 WIB. Keberadaan Rumah Oksigen ini menjadi salah satu langkah antisipasi pemerintah menghadapi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. (SABRIANOOR/y)









