BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana atau PT SSMS Tbk mempercayai bahwa perlindungan kawasan hutan dinilai harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang hidup di sekitarnya.
Hal ini disampaikan Direktur Sustainability Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS, Henky Satrio Wibowo kepada Borneonews pada Rabu, 16 September 2026. Henky mengatakan masyarakat perlu memiliki ruang untuk mengelola kawasan sekaligus mendapatkan manfaat dari upaya menjaga lingkungan.
Menurutnya, keberlanjutan tidak cukup hanya dibangun melalui larangan dan pembatasan.
“Ketika masyarakat diberi ruang untuk mengelola, ruang tersebut harus disertai tanggung jawab, aturan, kapasitas dan pengawasan,” kata Henky.
Di Hutan Kemasyarakatan Danau Masoraian, masyarakat terlibat dalam patroli, pemeliharaan lingkungan, pencegahan karhutla, restorasi gambut dan pemantauan keanekaragaman hayati.
Pada saat yang sama, masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi melalui pekerjaan pengelolaan kawasan dan kegiatan perikanan.
Henky menilai pola tersebut dapat memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap kawasan.
“Keberlanjutan adalah tentang membuat manusia memiliki alasan untuk menyelamatkan hutannya,” ujarnya. (TESTI PRISCILLA/H)









