TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Janang Kabupaten Barito Timur menyiagakan layanan distribusi air bersih bagi masyarakat yang mengalami krisis air selama musim kemarau. Sebuah mobil tangki berkapasitas 4.000 liter disiapkan untuk memasok kebutuhan air warga yang terdampak kekeringan.

Layanan tersebut dipusatkan melalui Posko Terpadu Karhutla yang berada di halaman Kantor Bupati Barito Timur. Mulai Kamis, 17 September 2026, petugas khusus Perumdam Tirta Janang ditempatkan di posko untuk menginventarisasi permintaan air bersih dari masyarakat.

Direktur Perumdam Tirta Janang Barito Timur, Murnianson, mengatakan penempatan petugas tersebut dilakukan agar permintaan masyarakat dapat dihimpun dan dikoordinasikan dengan baik sehingga pendistribusian air bisa dilakukan sesuai kebutuhan.

"Kalau staf yang bertugas menginventarisasi terkait permintaan pelayanan air bersih bagi masyarakat yang kekeringan sudah saya tanda tangani surat tugasnya. Mulai hari besok mereka sudah standby di posko," kata Murnianson, Rabu, 16 September 2026.

Menurut Murnianson, masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat menyampaikan permintaan melalui petugas di posko. Setiap permintaan akan dicatat dan dikoordinasikan untuk menentukan lokasi pengiriman air.

Perumdam Tirta Janang menyiapkan satu unit mobil tangki dengan kapasitas 4.000 liter untuk mendukung pelayanan tersebut. Armada akan dikerahkan berdasarkan permintaan masyarakat yang telah diinvetarisasi oleh petugas.

"Kalau kapasitas kami punya mobil tangki 4.000 liter dan itu bergerak setiap ada permintaan," ujarnya.

Murnianson menegaskan distribusi air bersih tersebut tidak dipungut biaya. Pelayanan akan tetap diberikan selama masyarakat masih menghadapi kesulitan air akibat kondisi kemarau dan akan dihentikan setelah situasi kembali normal.

"Layanan tersebut berjalan sampai situasi kembali normal," katanya.

Dia mengimbau masyarakat yang mengalami krisis air agar segera berkoordinasi dengan petugas di Posko Karhutla sehingga permintaan dapat diatur dan ditindaklanjuti. Warga juga diminta menyiapkan tempat penampungan air sebelum armada tangki tiba di lokasi.

"Saya berharap masyarakat yang kekeringan supaya bisa koordinasi ke posko untuk diatur pengantaran airnya dan diminta supaya penampungan disiapkan," ujar Murnianson.

Menurutnya, kemarau menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah mengalami keterbatasan. Karena itu, Perumdam Tirta Janang menyiapkan layanan distribusi air sebagai bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung.

Selain menjalankan pelayanan air bersih, Perumdam Tirta Janang juga telah menempatkan armada tangki untuk mendukung penanganan Karhutla. Kehadiran armada dan petugas di Posko Terpadu Karhutla diharapkan dapat mempercepat koordinasi ketika masyarakat membutuhkan pasokan air bersih. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)