BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui kegiatan Gerakan Cegah Stunting dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara massal di Aula Kecamatan Suling Tambun.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sekaligus mendorong masyarakat untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan.
Dalam kegiatan itu, Dinkes Seruyan menghadirkan Dokter Residen Spesialis Kandungan dr. M. Naufal Risyad dan Dokter Residen Spesialis Anak dr. Tri Wira.
Kehadiran kedua dokter tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, untuk memperoleh edukasi serta pelayanan kesehatan secara langsung, terutama berkaitan dengan pencegahan dan deteksi dini stunting.
Selain itu, Dinkes Seruyan juga menurunkan tim dari UPTD Puskesmas Tumbang Langkai untuk memberikan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada masyarakat yang hadir.
Camat Suling Tambun Hengki Bramoli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan, khususnya Dinas Kesehatan, atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayah Kecamatan Suling Tambun.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, terlebih dengan hadirnya dokter residen spesialis yang memberikan pelayanan dan edukasi secara langsung kepada masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sangat terbantu. Terlebih hadir dua dokter residen spesialis, sehingga ibu hamil dan ibu balita bisa mendapatkan edukasi serta pelayanan langsung dari ahlinya,” ujarnya, Kamis, 24 September 2026.
Stunting sendiri merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian dan membutuhkan upaya pencegahan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah. (FAHRUL/H)









